BATAM | MEDIA BODREEX ~~~ Pada kamis 7/8/25 kontraktor pelaksana proyek lapangan olah raga fasum candana tahap 1 akan melaksanakan pengecoran lapangan, pelaksanaan pengecoran rencananya dimulai jam satu siang.
Namun pengecoran tidak jadi dilaksanakan karena dihentikan langsung oleh Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga Zulkarnain, pasal di stopnya pengecoran karena lapangan yang akan di beton belum rata, ada yang tebalnya 12cm dan ada 8cm.
Parahnya lagi lapangan tersebut belum di tabur bauksit, besi wiremesh tidak ada.Turunya Kadispora ke lokasi proyek membuat kelimpungan oknum kontraktor berikut oknum konsultan dalam proses pelaksanaan pekerjaan.
Kadispora Zulkarnain sebut untung ada media yang memberitakan perkembamgan dilapangan, jika tidak tentu pihak Dinas masuk dalam jebakan. Mana boleh sesuka hati menghilangkan mengurangi item pekerjaan.
“Saya sangat terkejut ketika melihat kondisi dilapangan. Lapangan yang akan di beton, ketebalan cor tidak sama ada yang tebalnya 12cm ada juga 8cm. Kemudian besi wiremesh tidak ada begitu juga bauksit tidak kelihatan” ungkapnya dengan geram.
Pantauan media ini pada Kamis 14/8/25, lapangan telah diratakan dengan bauksit, dikasih plastik kemudian sudah terlihat besi wiremesh dibentang. Informasi dilapangan berkemungkinan akan segera dilaksanakan pengecoran.
Ketua DPW JWI Kepri apresiasi kinerja Kadispora Batam yang telah menyelamatkan APBD Kota Batam puluhan juta rupiah. Jika Kadis tidak turun ke lokasi proyek pada sore Kamis 7/8/25 tentu sudah di cor tu lapangan.
Tayangan sebelumnya. Nama kegiatan pekerjaan lapangan olahraga multi fungsi lapangan tambah panggar nilai kontrak Rp 196 juta lebih. Kontraktor pelaksana CV. AJA, Konsultan pengawas CV. AKC. Masa pelaksanaan 40 hari kalender.(Rihan Bondrex)

