
BATAM | MEDIA BODREEX~~~ Pantauan dilapangan pada TA 2025 bulan juli ini dilingkungan Pemerintah Kota Batam kegiatan proyek di Dinas Dinas dengan nilai dibawah 200 juta sudah mulai dikerjakan salah satunya di Dinas Kepemudaan dan Olahraga
Namun sangat disayangkan pekerjaan terkesan kurang diawasi PPTK berikut konsultan pengawas sehingga pelaksanaan dilapangan kurang memuaskan.
Salah satunya hasil pengecoran asal jadi. Terlihat beton kurang padat tidak mulus dan banyak lobang, koral kelihatan
Nama kegiatan pekerjaan lapangan olahraga multi fungsi lapangan tambah panggar nilai kontrak Rp 196 juta lebih.
Kontraktor pelaksana CV. AJA, Konsultan pengawas CV. AKC. Masa pelaksanaan 40 hari kalender.
Ketua DPW JWI Kepri dimintai tanggapan menjelaskan keselamatan dan mutu harus diutamakan.
“mengenai hasil pengecoran harus padat, apabila kurang padat akan berdampak pada struktur. Untuk terlihat bagus memang bisa dirapikan dengan plester dan acian, akan tetapi tetap ada rongga pada beton bagian dalam, bagus diluar kropos didalam. Kualitas yang diinginkan padat didalam dan bagian luar rapi mulus lurus” ketua DPW JWI Kepri menjelaskan ke media ini pada senin 28/7/25.
Ditambahkan, dampak negatif beton berlubang, rongga rongga pada beton dapat menjadi jalur masuk air, zat kimia atau udara yang dapat memicu korosi sehingga mempercepat kerusakan struktur.
Terkait beton berlubang dan berongga media ini belum konfirmasi pihak pihak yang terkait dengan proyek lapangan olahraga tersebut.(Tim)

