NATUNA | MEDIABODREEX~~~ Tayangan sebelumnya. PPK proyek embung sebayar melalui Adel stafnya mengatakan Bupati Natuna sudah mengirim surat ke Kementerian PU agar memprioritaskan pekerjaan optimalisasi embung sebayar dan dapat dilaksanakan tahun 2025 ini.
Mengenai kelanjutan proyek embung sebayar masyarakat dapat melihat dan menilai khususnya masyarakat Natuna bahwa Bupati sudah berusaha menyampaikan ke Kementrian PU melalui surat.
Terkait surat yang dikirim Bupati yang juga mantan Anggota DPR-RI, apakah diprioritaskan oleh Kementrian PU. Kita tunggu apakah dilanjutkan proyek embung sebayar TA 2025 ini.
Sedikit disenggol isu mengenai efisiensi anggaran yang dilempar ke publik oleh pemerintah. Efisiensi anggaran adalah upaya untuk mengoptimalkan penggunaan dana dengan cara mengurangi pengeluaran yang tidak perlu atau tidak mendesak, sehingga tujuan dapat tercapai dengan sumber daya yang minimal tanpa mengurangi kulitas dan hasil hasil yang diinginkan.
Tujuan utama efisiensi anggaran adalah untuk menghindari pemborosan,memastikan penggunaan dana yang tepat sasaran, dan mencapai hasil maksimal dari setiap kegiatan atau program.
Sumber menyampaikan saya tidak pintar dan juga tidak punya gelar. Sebagai orang yang tidak pintar saya bertanya ke Menteri PU dan PPK proyek embung sebayar.
Apakah proyek embung sebayar tidak perlu atau tidak mendesak?
Kemudian apakah proyek embung sebayar termasuk pemborosan?
Sumber menambahkan, sementara yang terjadi di natuna masyarakatnya curhat mengenai air, sampai sampai ada yang menggali bumi dan ada yang melobangi bumi untuk mendapatkan sumber air. Dan belum lama ini disiarkan juga kabar melalui media bahwa Pemerintah Kabupaten Natuna membagikan bagikan air bersih ke desa desa menggunakan mobil tanki.
Baru baru ini ada juga terbit disalah satu media berjudul lima tahun tanpa air warga sedanau timur Natuna bertahan hidup dari sumur dan gunung. (Rihan Bodrex)

