
BATAM | MEDIA BODREX ~~~ Proyek lapangan olahraga multi fungsi tambah pagar di Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Batam, pengerjaan betonnya kurang memuaskan.
Ketua DPW JWI Kepri mengatakan, Kontraktor pelaksana dalam pelaksanaan kurang memperhatikan kualitas pekerjaan beton.
“terpantau beton berlubang atau ada rongga, pihak pelaksana telah menutupnya dengan semen acian tetapi tidak mulus, ujarnya.
Ketua DPW JWI Kepri menambahkan, informasi diterima bahwa pada TA 2025 di Dinas Kepemudaan dan Olahraga cukup banyak kegiatan fisik tersebar di beberapa Kecamatan, nilai proyek lapangan olahraga tersebut lebih kurang Rp 190 juta.
“saya bersama tim dalam waktu dekat ini akan memantau lokasi proyek. Mengenai paket PL tersebut apakah pokir dewan atau renja lagi dicari tau”katanya.
Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga dikonfirmasi melalui WhasAp menjawab akan segera cek lokasi proyek.
“terimakasih infonya kami akan segera cek lokasi. Apabila nantinya ditemukan dilapangan pekerjaan tidak rapi atau ada yang miring pihak pelaksana harus memperbaiki” menegaskan.

Berita ini kembali di tayangkan, terpantau beton pembungkus tiang besi bagian bawah yang miring sudah diluruskan. Namun acian pada beton bagian bawah belum mulus.
Tayangan sebelumnya. Sangat disayangkan pekerjaan terkesan kurang diawasi PPTK berikut konsultan pengawas sehingga pelaksanaan dilapangan kurang memuaskan.
Salah satunya hasil pengecoran asal jadi. Terlihat beton kurang padat tidak mulus dan banyak lobang, koral kelihatan
Nama kegiatan pekerjaan lapangan olahraga multi fungsi lapangan tambah panggar nilai kontrak Rp 196 juta lebih.
Kontraktor pelaksana CV. AJA, Konsultan pengawas CV. AKC. Masa pelaksanaan 40 hari kalender.
Ketua DPW JWI Kepri dimintai tanggapan menjelaskan keselamatan dan mutu harus diutamakan.
“mengenai hasil pengecoran harus padat, apabila kurang padat akan berdampak pada struktur. Untuk terlihat bagus memang bisa dirapikan dengan plester dan acian, akan tetapi tetap ada rongga pada beton bagian dalam, bagus diluar kropos didalam. Kualitas yang diinginkan padat didalam dan bagian luar rapi mulus lurus” ketua DPW JWI Kepri menjelaskan ke media ini pada senin 28/7/25.
Ditambahkan, dampak negatif beton berlubang, rongga rongga pada beton dapat menjadi jalur masuk air, zat kimia atau udara yang dapat memicu korosi sehingga mempercepat kerusakan struktur. (Tim)

