NATUNA MEDIA BODREEX- Beberapa bulan yang lalu tim DPW JWI Kepri keliling keliling disekitaran bukit aray. Entah bisikan dari mana tim ingin saja masuk kedalam semak belukar dibawah kaki bukit aray. Lebih kurang 50 meter masuk kedalam semak belukar tampak gedung kokoh namun tidak terawat.
Tampak kondisi gedung sangat menggenaskan. Terpantau atap bocor, plafon sudah pada rusak, daun pintu tidak keliatan, dinding dalam berikut dinding luar gedung catnya sudah mengelupas.
Suasana disekitaran gedung sedikit menyeramkan ditambah lagi didepan gedung ada pohon besar.
Keterangan salah seorang warga sekitar sebut saja namanya yuang canguak menjelaskan bahwa gedung tersebut milik Pemerintah Kabupaten Natuna.
“Sepengetahuan saya gedung besar itu sudah sangat lama tidak difungsikan lebih kurang 10 tahun lah. Apa penyebab tidak dimanfaatkan gedung tersebut saya tidak mengetahui”katanya.
Yuang Canguak menambahkan, kalau sudah malam ada yang dengar, hampir setiap malam tedengar bunyi bunyian didalam dan diluar gedung.
Dedi salah seorang pakar kontruksi di natuna berpendapat, gedung yang tidak dimanfaatkan dapat disebabkan oleh berbagai faktor termasuk perencanaan yang buruk, perubahan kebutuhan atau kurang pemeliharaan.
Ia menambahkan, hal ini tentu dapat menimbulkan masalah seperti pemborosan anggaran,penurunan aset dan potensi resiko keamanan, penting untuk mengkaji ulang gedung tersebut dan mencari solusi untuk pemanfaatan yang optimal atau, jika perlu, melakukan penghapusan aset dengan prosedur yang tepat.
Terkait tidak difungsikan dan tidak dirawat gedung milik Pemerintah Kabupaten Natuna tersebut media ini belum konfirmasi pihak pihak terkait(rihan bodrex)

