
NATUNA | MEDIA BODREEX ~~~ Anggota DPRD Natuna masih berkantor di mess bekas transmigrasi. Diharap Bupati ke 7 menyelesaikan yang belum terselesaikan.
Ketua DPRD Natuna Rusdi, melalui WhatsApp menyampaikan bahwa gedung DPRD itu terbilang cukup lama terbengkalai jika tidak dilanjutkan pembangunanya sangat rugi daerah, sudah miliaran APBD terserap disitu.
Pada tahun 2026 mendatang kata Rusdi, harus diselesaikan bagaimana caranya nanti itu tergantung Pemerintah Daerah bersama DPRD, apakah dengan multi years atau apa namanya yang penting gedung itu bisa difungsikan.
Untuk mengetahui kapan pembangunan gedung itu terhenti dan berapa anggarannya Rusdi menyarankan media ini menanyakan ke Kadis PU.
Dikonfirmasi ke Kadis PU Natuna Agus Supardi, kapan terhenti pengerjaanya dan berapa progres kemudian berapa lagi dibutuhkan anggaran untuk melanjutkan. Agus Supardi belum memberikan keterangan.
Mohd Djamil tokoh cukup terkenal dan berpengruh di Ranai- Natuna menyampaikan, hanya satu-satunya Kabupaten kantor Dewan nya masih memakai mess bekas transmigrasi.
Kita berharap Bupati Cen Sui Lan, dapat menerobos anggaranya ke Pemerintah Pusat. Bagaimanapun gedung DPRD itu marwah, Mohd Djamil menambahkan.
Ketua DPW JWI Kepri, Han dimintai tanggapan sebut, pokir dewan adalah singkatan dari pokok pemikiran dewan, yang merupakan usulan aspirasi masyarakat yang diserap dan diperjuangkan oleh anggota DPRD.
“kalau pokok pemikiran anggota dewan disatukan untuk melanjutkan pembangunan gedung DPRD, misalkan satu anggota dewan pokirnya Rp 1.000.000.000 dikalikan 20 dewan Rp 20.000.000.000, bisa siap itu gedung yang penting ada niat” ujarnya.
Sebenarnya sudah ada Gedung DPRD dibangun, mulai pembangunannya kalau tidak salah pada tahun 2012 silam. Akan tetapi sampai sekarang gedung tersebut belum juga rampung. Demikian disampaikan Ketua DPW JWI Kepri, Han pada Selasa 2/9/2025.
“Sayang Gedung itu dibiarkan begitu saja, apa lagi berada ditengah kota. Pemerintah berikut DPRD harus tanggap dan mencari solusi. Jika keterbatasan dengan anggaran, diangsur kan bisa. Yang penting ada niat untuk melanjutkan” ujarnya.
Terkait DPRD Natuna belum punya gedung diharap menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Natuna, Pemerintah Provinsi Kepri, DPRD Provinsi Kepri,Pemerintah Pusat dan DPR-RI, Han menambahkan.(Tim)

